Perbandingan Biaya Liburan ke Jepang dan Korea

Destinasi Asia yang eksotis dengan ciri budaya, keunikan arsitektur dan kuliner yang berlimpah. Alasan tersebut membuat Korea Selatan dan Jepang menjadi destinasi liburan yang harus dituju. Tapi jika sudah berbicara soal budget travelling, mana yang lebih hemat ya?

1. Berbelanja

Tempat belanja di Korea Selatan

Terlahir sebagai surganya barang murah, kamu cukup kunjungi kota Ewha atau Myeongdong. Di sana kamu akan menemukan berbagai pakaian, sepatu dan juga perlengkapan rias dengan harga miring. Tak heran kamu akan pulang dengan tambahan bagasi nantinya.

Tempat belanja di Jepang

Terkenal dengan fashion nyentriknya, kamu akan menemukan toko berisi pakaian second-hand yang masih dalam kondisi bagus. Cukup lebih teliti dalam memilih, kamu akan mendapatkan pakaian keren dengan kisaran harga 100-300 yen.

Jawaban: Korea Selatan

Deman Korea Selatan yang sedang melanda, membuat destinasi ini lebih dipilih. Beberapa produk rias seperti Etude House, Laniage dan Innisfree memang cenderung lebih murah dibandingkan dengan produk dari Jepang. Kecuali memang kamu seorang cosplayer, Jepang tentu menjadi tujuan utama kamu ya.

2. Kuliner

Jajanan Jalan di Korea Selatan

Kalau kamu bukan seorang foodie, nampaknya tujuan kuliner bukan suatu masalah. Tapi jika ingin menjajal masakan Korea Selatan, kamu akan dengan mudah menemukannya di jalanan dengan wujud sebuah food truck dengan kisaran harga yang tak terlalu mahal. Penasaran dengan masakkan yang lebih “proper”, kunjungi saja kedai makan lokal yang ada.

Jajanan Jalan di Jepang

Menjamurnya restoran Jepang di Indonesia, menjadi hasrat tersendiri untuk kamu mencoba masakannya langsung dari negara tersebut. Kamu akan dengan mudah menemukan tempat makan yang tersebar di sana, sesuai selera dan tentu budget kamu.

Jawaban: Jepang

Kuliner Jepang memang beragam dan cocok untuk lidah orang Indonesia. Mereka menang mudah di ronde ini.

3. Destinasi Wisata

Jalan-jalan di Korea Selatan

Ada banyak obyek wisata yang dapat kamu kunjungi di Korea Selatan. Belum lagi keunikan di negara ini dari segi manapun memang sangat sulit untuk dilewatkan. Jika kamu pecinta drama Korea Selatan, tentu akan ada banyak tempat yang perlu kamu kunjungi. Beberapa situs alam atau istana-istana pun tak kalah indahnya untuk dikunjungi.

Jalan-jalan di Jepang

Tak kalah dengan Korea Selatan, Jepang juga memiliki obyek wisata dan berbagai tempat yang perlu kamu kunjungi. Dari mulai situs alam, tempat berbelanja, tempat kuliner, atau juga tempat bersejarah yang tak kalah menarik dari Korea Selatan.

Jawaban: Seimbang

Ronde yang ketat, kedua negara memiliki obyek wisata yang sama-sama menarik dan juga tak memakan banyak biaya. Hmm, semakin bingung ya.

4. Akomodasi

Biaya penginapan di Korea Selatan

Kamu akan mendapati berbagai pilihan penginapan dengan harga miring di Korea Selatan, dan terlebih di kota yang memang kamu inginkan untuk menetap. Mulai dari harga Rp 400.000 per malam, kamu bisa menemukan hotel yang layak untuk kamu tempati. Kota-kota seperti Myeongdong, Dongdaemun serta Hongdae akan menawarkan banyak pilihan hotel untuk kamu.

Biaya penginapan di Jepang

Hotel Kapsul mungkin cocok untuk kamu para budget travellers. Mulai dari harga Rp 650.000 per malam bisa kamu temukan di Jepang. Tapi rasanya tidak begitu nyaman untuk kamu yang tinggi atau pengidap klaustrofobia (takut ruang sempit).

Jawaban: Korea Selatan

Dengan harga Rp 450.000/malam kamu sudah bisa menetap di hotel yang nyaman ketika di Korea Selatan. Sedangkan untuk menghemat di Jepang, tentu perlu perincian budget lebih untuk urusan berikut ini.

5. Transportasi

Transportasi publik di Korea Selatan

Biaya transportasi di Korea Selatan cenderung murah. Untuk kamu yang ingin mengitari kota Seoul, menggunakan bus atau kereta akan memakan biaya Rp 20.000 ke bawah.

Transportasi publik di Jepang

Sedangkan di Jepang, biaya transportasi memang cukup mahal. Kartu untuk menggunakan kereta dalam 1 minggu saja bisa memakan biaya hingga Rp 400.000-an.

Jawaban: Korea Selatan

Perbandingan di atas sudah cukup memberikan kamu jawaban kan?

6. Tiket Pesawat

Biaya pergi ke Korea Selatan

Kamu perlu merogoh kocek hingga Rp 6.000.000 untuk ke Korea Selatan.

Biaya pergi ke Jepang

Sedangkan untuk ke Jepang sendiri kamu perlu menyiapkan uang sekitar Rp 10.000.000 untuk tiket pesawatnya saja.

Jawaban: Korea Selatan

Lagi-lagi dari segi harga, Korea Selatan menang di ronde terakhir ini.

Kesimpulan: Korea Selatan

Korea Selatan jelas menang telak untuk pilihan destinasi untuk kamu para budget travellers. Kamu bisa hemat dan mungkin pulang dengan banyak bagasi sepulang dari Korea Selatan nantinya.

Terlepas itu semua, Korea Selatan dan Jepang adalah kedua negara yang eksotis dan memiliki ciri khas budaya masing-masing. Jika punya kesempatan untuk mengunjungi keduanya, ya tak ada ruginya bukan?
Dominasi 10 Merk Teknologi Termahal Dunia

Sebuah Firma konsultan merek internasional, Brand Finance, kembali merilis daftar brand dari seluruh dunia dengan valuasi nilai tertinggi. Sama seperti tahun sebelumnya, nilai ini ditetapkan berdasarkan bagaimana  penjualan, performa bisnis, dan harga saham.

Berdasarkan daftar 10 besar tahun 2018, valuasi merek dominasi oleh perusahaan teknologi. Melejitnya nilai merek sejumlah perusahaan teknologi  mengindikasikan kejayaan era digital.

Seperti yang sudah terjadi sebelumnya, valuasi merek mengalami fluktuasi layaknya mata uang. Hal ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya adalah keberlanjutan di tengah terpaan arus digital.  

Saat ini sejumlah layanan seperti telekomunikasi, retail, hingga transportasi menyediakan beragam kemudahan lantaran dapat diakses secara online. Karena itulah, digitalisasi menjadi sebuah keniscayaan yang harus diadopsi jika ingin tetap bertahan.

Lantas, brand apa saja yang memiliki valuasi merek teringgi tahun 2018? Berikut daftarnya seperti dirangkum KompasTekno dari Bussines Insider Selasa (5/2/2018).

1. Amazon

Dewi Fortuna tampaknya tengah berpihak pada Amazon. Perusahaan yang bermula dari toko buku online ini dinobatkan sebagai korporasi dengan valuasi merek tertinggi tahun 2018.
Sebelumnya, perusahaan yang dipimpin oleh Jeff Bezos ini hanya menempati urutan ketiga. Namun dalam waktu satu tahun, Amazon berhasil menyalip Google dan Apple di posisi teratas

Tahun ini, Amazon memang telah melakukan banyak aksi bisnis.  Termasuk ekspansi ke sejumlah industri digital.

Alhasil pendapatan Amazon naik hingga 13,7 miliar dollar AS (sekitar Rp 185 triliun), naik 42 persen dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, nilai merek Amazon telah mencapai 150,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 2.037 triliun).

2. Apple

Meski banyak diwarnai drama dan perseteruan dengan sejumlah perusahaan, Apple masih bertahan di posisi kedua. Padahal, pendapatan Apple sempat turun 27 persen tahun 2017. Namun di akhir tahun, Apple membukukan pendapatan yang cukup baik.
Perusahaan yang dipimpin oleh Tim Cook ini memiliki valuasi nilai sebesar 146,3 miliar dollar AS (Rp 1.977 triliun ). Angka ini mengalami kenaikan 37 persen di banding sebelumnya.  

Diduga, naiknya angka valuasi merek Apple tahun 2018 disebabkan lantaran iPhone X yang dirilis Apple pertengahan tahun kemarin mengalami jumlah penjualan fantastis.

3. Google

Sempat berada di posisi puncak tahun lalu, Google kini harus puas berada di posisi ketiga. Tahun ini, Google mencatatkan valuasi merek senilai 120,9 miliar dollar AS (Rp 1.633 triliun).
Penurunan valuasi merek bukan berarti Google melakukan kinerja buruk. Sebab tahun ini, Google telah mencatatkan kenaikan nilai merek hingga 10 persen dibanding tahun lalu.

4. Samsung

Nilai merek Samsung menanjak dua tingkat dibandingkan tahun lalu. Ini membuat perusahaan asal negeri gingseng masuk dalam lima besar perusahaan dengan valuasi merek tinggi.
Samsung yang sebelumnya berada di posisi keenam naik ke urutan keempat. Tahun ini, harga merek Samsung mencapai 92,3 miliar dollar AS (Rp 1.252 triliun). Nilai ini naik 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

10 tahun lalu, Samsung terkenal sebagai perusahaan elektronik yang menjual berbagai perangkat elektronik. Namun kini, Samsung lebih dikenal sebagai produsen sekaligus pengembang perangkat komunikasi canggih seperti ponsel Galaxy dan tablet.

5. Facebook

Naik empat peringkat, Facebook kini bertengger di posisi kelima. Valuasi mereknya tahun 2018 mencapai angka 89,7 miliar dollar AS (Rp 1.217 triliun). Naik 45 persen dibanding tahun sebelumnya. 

Menurut sumber, kenaikan merek perusahaan media sosial ini disebabkan oleh kekuatannya pada sejumlah konten digital.
Sebab, tahun lalu Facebook memang banyak melakukan perubahan pada sejumlah konten yang ada di aplikasinya maupun aplikasi anakan seperti WhatsApp dan Instagram.

6. AT&T

Tak seperti Facebook yang mengalami kenaikan peringkat, perusahaan telekomunikasi AS, AT&T jatuh ke peringkat keenam. Sebelumnya, AT&T masih berada di lima besar dengan berada di posisi keempat.
Tahun ini, valuasi merek AT&T bernilai 82,4 miliar dollar AS (Rp 1.118 triliun). Nilai ini turun 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Entah apa yang menyebabkan nilai At&T merosot. Yang jelas, perusahaan komunikasi ini berusaha mengatasinya dengan melakukan ekspansi bisnis ke sektor entertaiment.

7. Microsoft

Sempat berada di jajaran lima besan perusahaan dengan valuasi merek tertinggi, Microsoft kini harus puas berada di posisi ketujuh.
Meski begitu, Microsoft tetap membukukan kinerja positif ti tahun 2017. Sebab, nilai mereknya tumbuh 6 persen dibanding tahun lalu.

Saat ini Microsoft memiliki nilai merek sebesar 81,2 miliar dollar AS (Rp 1.102 triliun). Meski tumbuh, nilai merek perusahaan rintisan Bill Gates ini tetap kalah jauh dengan pesaing utamanya yakni Apple dan Google.

8. Verizon

Sama seperti AT&T verizon mengalami penurunan peringkat dibanding tahun lalu. Jika sebelumnya perusahaan telekomunikasi AS ini berada di urutan tujuh, saat ini ia turun satu peringkat ke posisi delapan.
Penurunan peringkat juga sejalan dengan turunnya kinerja Verizon. Sebab, nilai merek verizon menukik hingga 5 persen. Tahun ini verizon membukukan nilai merek sebesar 62,8 miliar dollar AS (Rp 852 triliun).

Menurut sumber, turunnya nilai merek Verizon disebabkan lantaran perusahaan komunikasi ini kehilangan salah satu partnernya, T Mobile.

9. Walmart

Menjadi salah satu retail terbesar di dunia, nilai merek Walmart masih bertengger di jajaran 10 besar. Meski begitu, peringkatnya turun satu dibandingkan tahun sebelumnya.
Tahun lalu, Walmart berada di posisi delapan. Namun kini, ia harus lapang dada berada di posisi sembilan.   

Tahun ini, Walmart mencatatkan nilai merek sebesar 61,5 miliar dollar AS (Rp 834 triliun). Dari segi kinerja merek, angka ini turun 1 persen dibanding sebelumnya.

Tahun 2017 tampaknya memang menjadi tahun berat bagi Walmart. Akibat ketidakpastian iklim bisnis, Walmart harus menutup 60 toko yang tersebar di seluruh dunia.

10. ICBC

ICBC menjadi satu satunya perbankan di jajaran 10 besar perusahaan dengan nilai merek tertinggi. Nilai merek bank China satu ini mencatat angka 59,2 miliar dollar AS (Rp 803,5 triliun). Naik 24 persen dibanding tahun sebelumnya.
Sejak 2008 lalu, Kinerja merek ICBC memang rutin mencatatkan kenaikan kinerja merek. Hal ini tentunya berkontribusi pada kenaikan nilai merek dari keseluruhan brand China secara Global.